
Bekasi – Justicia Networking Forum (JNF) akan menggelar diskusi publik bertajuk “Kerja Keras Menteri Imipas dan Kesiapan Pemasyarakatan Dalam Menyongsong Kerja Sosial” pada Senin, 21 Juli 2025, pukul 13.00 WIB di Kota Bekasi.
Acara ini akan menghadirkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Brigjen Pol. Drs. Mashudi, sebagai narasumber utama. Selain itu, sejumlah tokoh penting lainnya dari kalangan media, akademisi hukum, hingga praktisi hukum turut dijadwalkan hadir sebagai panelis.
Diskusi ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, pemuda/OKP, aktivis LSM dan NGO, pengamat hukum dan kebijakan publik, serta insan media dari platform daring dan elektronik.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Komjen Pol (Purn) Agus Andrianto, atas komitmennya dalam melakukan reformasi sistem pemasyarakatan di Indonesia. Salah satu langkah konkret yang diapresiasi adalah peluncuran Gerakan Nasional Pemasyarakatan Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025, yang digelar bulan lalu di Perkampungan Budaya Betawi.
Diskusi juga akan membahas strategi penguatan alternatif pidana non-pemenjaraan, seperti pidana kerja sosial dan pidana pengawasan, yang dinilai menjadi solusi efektif atas persoalan kelebihan kapasitas (overcrowding) lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
“Upaya ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan pendekatan pemidanaan terhadap anak, di mana proses pendampingan dan rekomendasi oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas menjadi kunci keberhasilan,” ujar perwakilan JNF dalam keterangan tertulis.
Dengan forum ini, JNF berharap publik semakin memahami urgensi reformasi pemasyarakatan serta peran penting kerja sosial sebagai bentuk pidana yang lebih berkeadilan dan manusiawi.




