
Blora – Tim pemenangan ASRI menyuarakan targetkan 80 persen menang di Kecamatan Cepu, dalam rapat koordinasi pembentukan tim kordinator desa (kordes). Mereka mengadakan acara tersebut pada Rabu 9 Oktober 2024 di Aula Kampus 3 Al-Muhammad Cepu. Berdasarkan pantauan awak media, hadir juga beberapa Anggota DPRD Blora terpilih dari Cepu yaitu Galuh Saraswati, Irma Isdiana dan Ketut Kunarwo.
“Target di Cepu 80 Persen,” ucap para tamu undangan menjawab pertanyaan Arief Rohman perihal persentase kemenangan.
Dalam acara tersebut, Arief Rohman mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Karena dalam 3,5 tahun menjabat sebagai Bupati Blora, dia sempat menghadapi persoalan pandemi Covid-19 pada awal masa kepemimpinannya .
“Kami akui ada beberapa hal, khususnya pembangunan infrastruktur belum bisa terlaksana sempurna. Karena memang keterbatasan anggaran yang kami miliki,” kata dia.
Untuk menyelesaikan persoalan yang belum tuntas, Arief Rohman meminta doa dan dukungan agar dapat kembali memimpin Blora lima tahun mendatang.
“Kita sudah bersama-sama membangun Blora, tentunya kita ingin kedepan lebih maju lagi. Baik itu pembangunan infrastruktur, bidang keagamaan atau lainnya,” ujar dia.
Dalam Pilkada Blora 2024, 13 parpol dan 34 anggota dewan dari total 45 anggota DPRD Blora mendukung pasangan ASRI.
“Mengapa kami memutuskan untuk koalisi besar ini?, ya untuk menyelesaikan permasalahan Blora ini tidak bisa sendiri. Kalau hanya berangkat untuk menang tapi nggak bisa menyelesaikan PR itu juga merasa ada beban,” jelas dia.
Pasangan nomor urut 1 itu mengaku, telah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.
“Untuk menyelesaikan PR Blora ini, kalau hanya mengandalkan APBD kabupaten, sopo wae bupatine kiro-kiro angel gak nyandak. Ati karep bondo cupet, oleh karena itu kita memutuskan koalisi besar ini. Karena partai koalisi ini Insya Allah punya menteri semua. Jadi kita didukung juga oleh presiden terpilih, istilahe ono dekengan pusat,” imbuhnya dihadapan tamu undangan yang hadir.
Dirinya memastikan bahwa, kedepan pembangunan Blora semakin cepat dan persoalan infrastruktur segera tuntas.




