
BLORA – Jalan akses menuju Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, ambrol dan memicu sorotan masyarakat. Kerusakan terjadi tepat di depan pintu masuk bangunan yang berdiri di tepi ruas Jalan Mulyorejo–Cepu, jalan provinsi yang setiap hari dilalui kendaraan.
Peristiwa tersebut diketahui warga pada Rabu (8/7/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, jalan yang ambrol diduga mengalami kerusakan setelah terlindas kendaraan bermuatan berat pada malam hari sekitar sepekan lalu.
Asih (36), warga setempat, mengaku menduga sebuah mobil boks bermuatan berat keluar dari jalurnya hingga melindas akses masuk proyek tersebut.
“Seminggu yang lalu, kemungkinan malam hari ada mobil boks bermuatan berat yang simpangan lalu melindas jalan pintu masuk itu,” ujar Asih kepada awak media.
Kepala Desa Mulyorejo, Sugiyono, mengaku tidak mengetahui secara langsung kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, kerusakan baru diketahui saat pagi hari.
“Saya tidak tahu. Tahu-tahu pagi hari saya lihat sudah ambrol,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Sugiyono memperkirakan kerusakan tersebut telah terjadi sekitar satu minggu dan kemungkinan berlangsung pada malam hari.
Insiden ini menjadi perhatian warga mengingat bangunan Kantor KDMP merupakan proyek dengan nilai anggaran yang disebut mencapai miliaran rupiah. Ambrolnya akses masuk di tengah proses pembangunan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai ketahanan konstruksi, meski penyebab pasti kerusakan belum dapat dipastikan.
Sejumlah warga berharap pemerintah maupun pihak pelaksana proyek segera melakukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui penyebab ambrolnya jalan tersebut sekaligus memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.
Awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Babinsa Mulyorejo, Sukirman, serta pemborong proyek, Bambang, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum memberikan tanggapan meski pesan telah terbaca.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab ambrolnya jalan akses tersebut maupun langkah perbaikan yang akan dilakukan. Pemeriksaan teknis dinilai penting agar penyebab kerusakan dapat dipastikan dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.





